Daftar Pustaka Adalah: Pengertian, Format, dan Contoh
Tampilkan daftar isi
- Pengertian daftar pustaka
- Arti daftar pustaka menurut KBBI
- Fungsi daftar pustaka
- Daftar pustaka dan daftar referensi
- Daftar pustaka dalam bahasa Inggris
- Jenis-jenis daftar pustaka
- Unsur yang perlu dicatat
- Contoh daftar pustaka buku
- Contoh daftar pustaka jurnal
- Contoh daftar pustaka website
- Format daftar pustaka APA
- Format daftar pustaka MLA
- Format daftar pustaka Chicago
- Langkah menyusun daftar pustaka

Apa itu daftar pustaka? Daftar pustaka adalah daftar sumber yang berkaitan dengan karya tulis, makalah, skripsi, artikel, atau penelitian. Setiap entri memberi informasi agar pembaca dapat mengenali dan menemukan sumber tersebut. Isinya dapat berupa buku, artikel jurnal, laporan, halaman website, tesis, atau sumber lain yang benar-benar dipakai.
Daftar pustaka bukan sekadar kumpulan tautan di akhir dokumen. Daftar ini menunjukkan dari mana gagasan, data, dan penjelasan dalam tulisan berasal. Karena itu, nama penulis, tahun, judul, penerbit, jurnal, halaman, DOI, atau URL harus dicatat dengan teliti dan ditata menggunakan satu gaya yang konsisten.
Pengertian daftar pustaka
Dalam penggunaan sehari-hari, istilah daftar pustaka sering dipakai untuk menyebut daftar sumber bacaan. Namun, gaya sitasi bisa membedakan daftar sumber yang dikutip dari daftar sumber yang hanya dibaca sebagai latar belakang. APA Style menjelaskan bahwa daftar referensi berisi karya yang mendukung gagasan dan klaim yang dikutip dalam tulisan, sedangkan bibliografi bisa lebih luas dan memuat bacaan tambahan atau catatan deskriptif.
Tujuan utamanya ada dua. Pertama, memberi penghargaan kepada pemilik gagasan. Kedua, membantu pembaca melacak sumber dan memeriksa konteksnya. Daftar pustaka yang rapi juga membantu penulis sendiri ketika harus kembali ke sumber lama untuk memperbaiki argumen atau menambahkan penjelasan.
Jangan memilih format hanya karena contoh di internet terlihat familiar. Ikuti pedoman kampus, dosen, jurnal, atau penerbit. Satu tugas bisa meminta gaya APA, sementara tugas lain meminta MLA atau catatan dan bibliografi Chicago.
Arti daftar pustaka menurut KBBI
KBBI VI Daring mendefinisikan daftar pustaka sebagai daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad. Jadi, daftar pustaka itu apa? Singkatnya, bagian penutup karya tulis yang memberi tahu pembaca sumber mana saja yang menjadi rujukan.
Kata yang benar adalah pustaka, bukan pusaka. Di KBBI, pustaka berarti kitab atau buku, sedangkan pusaka berarti harta benda peninggalan atau barang yang diturunkan dari nenek moyang. Karena itu, judul bagian akhir makalah ditulis "Daftar Pustaka", bukan "Daftar Pusaka". KBBI juga mencatat bibliografi dan kepustakaan sebagai kata yang maknanya berdekatan dengan daftar pustaka.

Fungsi daftar pustaka
Daftar pustaka berisi informasi sumber, tetapi gunanya lebih dari sekadar pelengkap format. Ada empat fungsi yang paling sering dirasakan penulis dan pembaca:
- Menghargai pemilik gagasan. Setiap entri menunjukkan karya siapa yang kamu pakai, sehingga gagasan orang lain tidak terbaca sebagai gagasanmu.
- Membantu pembaca menemukan sumber. Penulis, tahun, judul, dan lokasi sumber memungkinkan pembaca membuka karya yang sama untuk memeriksa konteksnya. MLA menyebut Works Cited sebagai daftar yang mengidentifikasi sumber yang kamu pinjam.
- Menunjukkan dasar argumen. Pembaca dan dosen dapat menilai apakah klaim dalam tulisan bertumpu pada sumber yang tepat.
- Menjaga konsistensi tulisan. Karena setiap sitasi dalam teks harus punya pasangan di daftar akhir, daftar pustaka ikut menjadi alat periksa sebelum tulisan dikumpulkan.
Daftar pustaka dan daftar referensi
Daftar referensi biasanya berisi karya yang disebut atau dikutip di dalam teks. Daftar pustaka dapat berarti daftar yang lebih luas, termasuk bacaan yang membantu memahami topik tetapi tidak selalu disebut di setiap paragraf. Perbedaan ini bergantung pada gaya dan instruksi tugas, sehingga penulis perlu memeriksa istilah yang dipakai oleh pedoman.
MLA umumnya menggunakan judul Works Cited untuk sumber yang dikutip. Jika pengajar meminta bacaan tambahan, daftar terpisah bernama Works Consulted bisa lebih tepat. Chicago notes and bibliography menggunakan bibliografi untuk daftar sumber, sedangkan catatan dapat menunjuk halaman tertentu yang menjadi dasar sebuah pernyataan.
Jadi, sumber yang kamu baca tidak otomatis harus masuk ke daftar yang sama. Tentukan dulu apakah tugas meminta sumber yang dikutip, sumber yang dikonsultasikan, atau keduanya.
Daftar pustaka dalam bahasa Inggris
Daftar pustaka in English tidak punya satu terjemahan tunggal. Istilahnya mengikuti gaya sitasi yang dipakai:
| Istilah | Dipakai di | Isi |
|---|---|---|
| References | APA | Karya yang dikutip di dalam teks |
| Works Cited | MLA | Karya yang dikutip di dalam teks |
| Works Consulted | MLA, atas permintaan pengajar | Bacaan yang dikonsultasikan, termasuk yang tidak dikutip |
| Bibliography | Chicago notes and bibliography | Daftar sumber yang disusun alfabetis |
Jadi, kalau ditanya daftar pustaka bahasa Inggrisnya apa, jawaban yang aman adalah bibliography untuk pengertian umum, lalu sesuaikan dengan judul yang diminta gaya tugasmu. Pembahasan versi bahasa Inggris ada di what is a bibliography.
Jenis-jenis daftar pustaka
Jenis daftar pustaka bisa dibedakan dari tiga sudut. Ketiganya sering bercampur dalam pertanyaan "daftar pustaka isinya apa", jadi ada baiknya dipisahkan:
- Berdasarkan cakupan. Daftar referensi hanya memuat sumber yang dikutip. Bibliografi dapat memuat bacaan tambahan. Bibliografi beranotasi menambahkan ringkasan atau penilaian singkat di bawah setiap entri.
- Berdasarkan gaya sitasi. Daftar pustaka APA, MLA, Chicago, Harvard, dan IEEE berbeda dalam urutan unsur, tanda baca, dan cara menulis nama. IEEE, misalnya, memakai nomor urut sesuai kemunculan di teks, sedangkan APA disusun alfabetis.
- Berdasarkan jenis sumber. Entri buku, artikel jurnal, website, laporan, dan skripsi masing-masing punya pola sendiri. Contohnya dibahas di bagian berikut.
Sitasi jurnal adalah penyebutan artikel jurnal di dalam teks, lalu entri lengkapnya muncul di daftar pustaka. Penjelasan lebih lengkap tentang sitasi ada di panduan sitasi.
Unsur yang perlu dicatat
Sebelum membuat entri, catat metadata dari sumber asli. Jangan mengandalkan judul hasil pencarian saja. Untuk setiap sumber, periksa hal-hal berikut:

- Penulis atau organisasi: catat pihak yang bertanggung jawab atas karya tersebut.
- Tahun atau tanggal: gunakan tanggal terbit atau pembaruan yang benar-benar tercantum.
- Judul: bedakan judul artikel, bab, buku, halaman, atau laporan dengan nama website atau jurnalnya.
- Sumber atau wadah: masukkan nama jurnal, buku suntingan, penerbit, website, database, atau wadah lain sesuai gaya.
- Penanda lokasi: gunakan halaman, volume, nomor terbitan, DOI, URL stabil, edisi, atau nomor artikel bila dibutuhkan.
Catat juga apakah sumber itu dikutip di teks. Kebiasaan ini mengurangi kesalahan saat menyusun daftar pustaka pada malam terakhir, terutama ketika beberapa sumber memiliki penulis atau tahun yang sama.
Contoh daftar pustaka buku
Entri buku biasanya terdiri dari penulis, judul, penerbit, dan tahun. Edisi perlu dicantumkan ketika memengaruhi isi atau nomor halaman. Jika membaca versi digital, ikuti aturan gaya yang dipilih tentang format dan URL. Gunakan data dari buku yang benar-benar kamu baca, bukan dari entri katalog yang berbeda.

| Gaya | Pola umum | Yang perlu diperiksa |
|---|---|---|
| APA 7 | Penulis, A. A. (Tahun). Judul buku. Penerbit. | Huruf kapital judul dan data penerbit |
| MLA 9 | Penulis. Judul Buku. Penerbit, Tahun. | Urutan elemen inti MLA |
| Chicago | Penulis, Nama Depan. Judul Buku. Penerbit, Tahun. | Nama penulis dibalik dan urutan alfabetis |
Pola itu hanya kerangka. Entri akhir harus menyesuaikan sumber, edisi, penerjemah, editor, atau format yang dipakai.
Contoh daftar pustaka jurnal
Artikel jurnal memerlukan informasi wadah yang lebih lengkap. Simpan judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, halaman atau nomor artikel, serta DOI jika tersedia. APA menjelaskan unsur entri melalui penulis, tanggal, judul, dan sumber. Nama jurnal dan informasi volume menjadi bagian dari sumber.
Chicago membedakan catatan dan bibliografi. Catatan dapat menunjuk halaman tertentu yang dibaca, sedangkan entri bibliografi biasanya mencantumkan rentang halaman seluruh artikel. Karena itu, menyalin catatan kaki ke daftar pustaka sering menghasilkan format yang keliru.
Jika ada DOI, salin tautan DOI secara lengkap lalu buka untuk memastikan tidak ada salah ketik. Nama database tidak selalu perlu ditambahkan. Ikuti aturan gaya dan pilih lokasi yang paling membantu pembaca menemukan artikel.
Contoh daftar pustaka website
Website dapat memuat berita, laporan, halaman kebijakan, artikel blog, atau halaman informasi. Kutip halaman spesifik yang memuat informasi yang kamu gunakan. Catat penulis atau organisasi, judul halaman, nama website bila diperlukan, tanggal, dan URL.
Untuk halaman yang sering berubah, tanggal akses mungkin diperlukan. Panduan APA menyarankan tanggal yang paling spesifik dan menjelaskan kapan tanggal pengambilan perlu digunakan. Chicago juga memberi ruang untuk tanggal akses ketika halaman tidak memiliki tanggal terbit atau pembaruan. Jangan menambahkan tanggal akses hanya untuk membuat entri lebih panjang jika gaya yang dipakai tidak memintanya.
Gunakan URL halaman yang langsung menuju sumber. Tautan homepage biasanya terlalu umum untuk membuktikan klaim tertentu. Jika sumbernya berupa PDF laporan, tulis sebagai laporan atau dokumen yang sebenarnya, bukan sebagai website tanpa judul.
Format daftar pustaka APA
Dalam APA, bagian akhir tulisan biasanya diberi judul References, bukan Bibliography. Panduan resmi APA meminta halaman baru, urutan alfabetis, indentasi gantung 0,5 inci, dan spasi ganda. Karya yang dikutip di teks harus ada di daftar referensi, dan entri biasa di daftar tersebut harus muncul dalam teks.

Struktur umum entri APA adalah penulis, tanggal, judul, dan sumber. Judul buku atau artikel biasanya memakai sentence case sesuai aturan APA, sedangkan jurnal dan volume mengikuti format khusus. Jika penulis dan tahun sama, gunakan penanda huruf seperti 2024a dan 2024b sesuai urutan daftar.
Jika dosen menyebut daftar pustaka tetapi meminta APA, tanyakan apakah yang dimaksud adalah daftar referensi biasa atau bibliografi beranotasi. Klarifikasi singkat dapat mencegah kesalahan judul dan cakupan.
Format daftar pustaka MLA
MLA biasanya menggunakan judul Works Cited. MLA Style Center menjelaskan bahwa entri dibangun dari elemen inti seperti penulis, judul, wadah, kontributor, versi, nomor, penerbit, tanggal publikasi, dan lokasi. Masukkan elemen yang memang tersedia dan relevan untuk sumber tersebut.
Konsep wadah membantu ketika sebuah sumber menjadi bagian dari karya yang lebih besar. Artikel berada di dalam jurnal, cerita berada di dalam kumpulan, dan halaman berada di dalam website. Jika ada wadah kedua, MLA dapat menampilkannya sesuai template.
Gunakan judul yang diminta, urutkan berdasarkan elemen pertama, dan gunakan indentasi gantung. Bacaan yang tidak dikutip sebaiknya tidak dimasukkan ke Works Cited tanpa arahan pengajar.
Format daftar pustaka Chicago
Chicago notes and bibliography memisahkan catatan rinci dari entri bibliografi. Catatan dapat menunjuk halaman atau bab yang menjadi dasar sebuah pernyataan. Bibliografi menyusun sumber secara alfabetis dan menjelaskan karya secara keseluruhan.
Jenis sumber memengaruhi bentuk entri. Website bisa ditulis di bawah nama pemilik atau organisasi, buku dapat mencantumkan edisi, dan artikel online dapat memakai DOI atau URL. Gunakan contoh resmi dari Chicago, bukan menyalin tanda baca dari daftar acak di internet, karena edisi panduan dapat berubah.
Langkah menyusun daftar pustaka
- Pilih gaya. Catat nama dan edisi pedoman yang diminta.
- Kumpulkan metadata. Simpan penulis, tanggal, judul, sumber, halaman, DOI, dan URL.
- Pisahkan sumber yang dikutip dan dibaca. Ini menentukan apakah bagian akhirnya References, Works Cited, Works Consulted, atau Bibliography.
- Buat draf pertama. Generator dapat memformat DOI, URL, atau ISBN, tetapi hasilnya tetap harus dibandingkan dengan sumber asli.
- Periksa konsistensi. Cek nama, tanggal, kapitalisasi judul, cetak miring, tanda baca, indentasi, dan tautan.
- Cocokkan dengan isi tulisan. Pastikan sitasi dalam teks dan daftar akhir saling berpasangan.
Gunakan generator daftar pustaka atau generator daftar pustaka APA untuk membuat draf awal dari DOI, URL, atau ISBN. Setelah itu, periksa metadata dan pedoman tugas. Untuk pasangan bahasa Inggris, baca bibliography meaning dan contohnya.
Daftar pustaka yang baik itu jujur, lengkap, dan mudah diikuti. Catat sumber sejak awal, gunakan satu gaya secara konsisten, dan pastikan setiap entri membantu pembaca menemukan karya yang kamu gunakan.

Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu daftar pustaka?
Daftar pustaka adalah daftar sumber yang berkaitan dengan karya tulis, seperti buku, jurnal, laporan, atau halaman website. Isinya membantu pembaca mengenali dan menemukan sumber yang dipakai.
Apa bahasa Inggrisnya daftar pustaka?
Istilah umumnya bibliography. Namun APA memakai References, MLA memakai Works Cited, dan Chicago memakai Bibliography, jadi ikuti judul yang diminta gaya tugasmu.
Yang benar daftar pustaka atau daftar pusaka?
Yang benar daftar pustaka. Menurut KBBI, pustaka berarti kitab atau buku, sedangkan pusaka berarti harta peninggalan atau barang warisan.
Apa saja jenis daftar pustaka?
Daftar pustaka dapat dibedakan berdasarkan cakupan (daftar referensi, bibliografi, bibliografi beranotasi), gaya sitasi (APA, MLA, Chicago, Harvard, IEEE), dan jenis sumber (buku, jurnal, website, laporan).
Apa beda daftar pustaka dan daftar referensi?
Daftar referensi biasanya berisi sumber yang dikutip di dalam teks. Daftar pustaka dapat memiliki cakupan lebih luas, sesuai gaya dan instruksi tugas, termasuk bacaan latar belakang atau catatan deskriptif.
Bagaimana format daftar pustaka yang benar?
Pilih gaya yang diminta, catat metadata sumber, lalu ikuti urutan, tanda baca, kapitalisasi, indentasi, dan aturan judul dari gaya tersebut. Cocokkan daftar akhir dengan sitasi di dalam teks.
Apakah APA memakai daftar pustaka?
Tulisan APA biasanya memakai daftar referensi berjudul References. Pengajar tetap dapat meminta bibliografi beranotasi, jadi ikuti instruksi tugas jika berbeda.
Bisakah generator membuat daftar pustaka?
Generator dapat membuat draf dari DOI, URL, atau ISBN. Hasilnya tetap harus diperiksa terhadap sumber asli dan disesuaikan dengan pedoman yang diminta.
Apakah semua sumber yang dibaca harus dimasukkan?
Tidak selalu. Sebagian tugas meminta hanya sumber yang dikutip, sedangkan tugas lain meminta sumber yang dikonsultasikan. Ikuti cakupan yang diminta dosen atau penerbit.
Sumber
- APA Style: Reference list setup
- APA Style: Reference lists versus bibliographies
- MLA Style Center: Works Cited quick guide
- MLA Style Center: Works Cited, Bibliography, and References
- The Chicago Manual of Style: Notes and Bibliography
- KBBI VI Daring: daftar pustaka
- KBBI VI Daring: pustaka
- KBBI VI Daring: pusaka
- KBBI VI Daring: bibliografi
- Rephrasa generator daftar pustaka