Pola singkatnya
- APA 7Nama Belakang, I. I., & Nama Belakang, I. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, 8(1), 81-91. https://doi.org/...
- Harvard (Cite Them Right)Nama Belakang, I. (Tahun) "Judul artikel," Nama Jurnal, 8(1), hlm. 81-91. Tersedia pada: DOI.
- IEEE[1] I. Nama Belakang, "Judul artikel," Nama Jurnal, vol. 8, no. 1, hlm. 81-91, Tahun, doi: ...
DOI pada jurnal Indonesia
Banyak jurnal kampus di Indonesia sudah mendaftarkan DOI lewat Crossref. DOI biasanya tercantum di halaman artikel (sistem OJS) dan di halaman pertama PDF. Dengan DOI, generator mengambil judul, penulis, nama jurnal, volume, nomor, dan tahun sekaligus.
Data dari Crossref adalah data yang disetor pengelola jurnal, jadi kualitasnya beragam. Contoh di bawah menunjukkan tiga masalah nyata: halaman akhir yang tidak tercatat, judul yang disimpan kapital semua, dan nama tunggal yang ditulis dua kali.
Aturan penulisan artikel jurnal dalam APA 7
- Penulis: nama belakang, koma, inisial. Sampai 20 penulis dicantumkan; sebelum penulis terakhir pakai tanda &.
- Tahun terbit dalam kurung, sesuai terbitan jurnal.
- Judul artikel memakai huruf kapital hanya di awal judul, awal anak judul, dan nama diri.
- Nama jurnal dan nomor volume dicetak miring; nomor terbitan dalam kurung tidak miring.
- Rentang halaman memakai tanda pisah pendek; DOI ditulis sebagai tautan https://doi.org/.
Penulis bernama tunggal dan nama berurutan biasa
Orang Indonesia yang bernama satu kata, seperti Kaharto dan Yuriatson pada contoh ketiga, sering tercatat dua kali di metadata (Kaharto Kaharto) karena sistem jurnal mewajibkan nama depan dan nama belakang. Di daftar pustaka, tulis namanya sekali. Di formulir generator, isi nama itu di kolom nama belakang dan kosongkan nama depan.
Untuk nama dengan beberapa kata tanpa marga, kata terakhir biasanya menjadi nama belakang (Zunaidah, F. N.). Ikuti juga cara penulis menuliskan namanya sendiri di artikel lain bila ada.
Memeriksa artikel jurnal sebelum dikutip
Sebelum memasukkan artikel ke daftar pustaka, buka halaman artikelnya di situs jurnal dan pastikan DOI-nya mengarah ke artikel yang sama. Cek juga apakah volume dan nomor di PDF cocok dengan halaman arsip jurnal, karena data Crossref kadang berbeda dengan yang tercetak.
Simpan PDF artikel yang kamu kutip beserta tanggal unduhnya. Saat dosen meminta bukti kutipan, kamu bisa menunjukkan halaman yang dirujuk dengan cepat.
Isian formulir artikel jurnal
Kolom formulir jurnal dan tempat mencarinya di halaman artikel.
| Kolom | Yang diisi | Tempat menemukannya |
|---|---|---|
| Penulis | Semua penulis sesuai urutan di artikel. | Di bawah judul artikel. |
| Tahun | Tahun terbitan jurnal. | Header atau footer halaman pertama. |
| Judul | Judul artikel lengkap. | Halaman pertama. |
| Nama jurnal | Nama lengkap jurnal, termasuk anak nama bila ada. | Kepala halaman artikel. |
| Volume dan nomor | Dua angka di kolom terpisah. | Footer halaman pertama atau halaman arsip terbitan. |
| Halaman dan DOI | Halaman awal sampai akhir; DOI. | Halaman artikel di situs jurnal. |
Contoh daftar pustaka jurnal Indonesia
Tiga artikel jurnal dengan DOI aktif, dicek pada 25 Oktober 2026 di Crossref dan di halaman jurnalnya, lalu diformat oleh mesin generator.
Satu penulis, halaman tidak lengkap di Crossref
APA 7th: Entri daftar pustaka
Heryani, H. (2019). Kemampuan mahasiswa menggunakan kalimat efektif dalam menulis karya ilmiah. Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(1), 81–91. https://doi.org/10.31571/bahasa.v8i1.1134
Sitasi dalam teks: (Heryani, 2019)
IEEE: Entri daftar pustaka
[1]H. Heryani, “Kemampuan mahasiswa menggunakan kalimat efektif dalam menulis karya ilmiah,” Jurnal Pendidikan Bahasa, vol. 8, no. 1, hlm. 81–91, 2019, doi: 10.31571/bahasa.v8i1.1134.
Penanda dalam teks: [1]
Crossref hanya mencatat halaman awal 81. Halaman jurnal menulis 81-91, jadi rentang lengkap diisi manual. Judul di sumber aslinya kapital semua dan diubah ke huruf kapital biasa.
Dicek ke catatan DOI (dicek 25 Oktober 2026). Crossref hanya mencatat halaman awal 81; halaman jurnal (journal.upgripnk.ac.id) mencatat 81-91. Judul aslinya ditulis kapital semua.
Nama jurnal dengan anak nama
APA 7th: Entri daftar pustaka
Zunaidah, F. N. (2020). Persepsi mahasiswa PGSD Universitas Nusantara PGRI Kediri terhadap perkuliahan daring selama masa pandemi. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), 185–192. https://doi.org/10.35457/konstruk.v12i2.1047
Sitasi dalam teks: (Zunaidah, 2020)
Harvard (Cite Them Right 12th ed.): Entri daftar pustaka
Zunaidah, F.N. (2020) “Persepsi mahasiswa PGSD Universitas Nusantara PGRI Kediri terhadap perkuliahan daring selama masa pandemi,” Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), hlm. 185–192. Tersedia pada: https://doi.org/10.35457/konstruk.v12i2.1047.
Sitasi dalam teks: (Zunaidah, 2020)
Nama jurnal Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ditulis lengkap. Singkatan PGSD dan PGRI tetap kapital karena merupakan singkatan.
Dicek ke catatan DOI (dicek 25 Oktober 2026). Crossref dan halaman jurnal (ejournal.unisbablitar.ac.id) sama: volume 12, nomor 2, halaman 185-192, 31 Juli 2020.
Tiga penulis, dua bernama tunggal
APA 7th: Entri daftar pustaka
Sasabone, L., Kaharto, & Yuriatson. (2025). Optimalisasi kemampuan menulis karya ilmiah mahasiswa melalui pelatihan penulisan karya ilmiah. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 1513–1517. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.42807
Sitasi dalam teks: (Sasabone dkk., 2025)
Harvard (Cite Them Right 12th ed.): Entri daftar pustaka
Sasabone, L., Kaharto dan Yuriatson (2025) “Optimalisasi kemampuan menulis karya ilmiah mahasiswa melalui pelatihan penulisan karya ilmiah,” Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), hlm. 1513–1517. Tersedia pada: https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.42807.
Sitasi dalam teks: (Sasabone, Kaharto dan Yuriatson, 2025)
Kaharto dan Yuriatson ditulis sekali, tanpa inisial. Dalam teks APA versi Indonesia, tiga penulis atau lebih disingkat menjadi Sasabone dkk.
Dicek ke catatan DOI (dicek 25 Oktober 2026). Dua penulis bernama tunggal; Crossref dan metadata jurnal menulisnya dua kali ("Kaharto, Kaharto"), padahal namanya cukup ditulis sekali.
Diformat oleh mesin sitasi yang sama dengan alat di atas (citeproc-js dengan berkas gaya CSL resmi). Huruf miring mengikuti gaya.
Sitasi dalam teks untuk artikel jurnal
APA versi bahasa Indonesia memakai dkk. sebagai padanan et al.
- Satu penulis: (Heryani, 2019)
- Naratif: Zunaidah (2020) meneliti persepsi mahasiswa PGSD terhadap perkuliahan daring.
- Tiga penulis atau lebih: (Sasabone dkk., 2025)
- Kutipan langsung: (Heryani, 2019, hlm. 85)
- IEEE: [1]
Kesalahan umum daftar pustaka jurnal
- Menulis nama tunggal dua kali. Kaharto, Kaharto adalah kesalahan data; tulis Kaharto saja.
- Judul kapital semua. Ubah ke huruf kapital biasa sesuai gaya.
- Mengganti DOI dengan tautan Google Scholar. Tautan pencarian tidak permanen; DOI permanen.
- Volume dan nomor tertukar. Volume biasanya menunjukkan tahun ke berapa jurnal terbit, sedangkan nomor adalah urutan terbitan dalam volume itu; cek di halaman arsip jurnal.
Tanya jawab daftar pustaka jurnal
Bagaimana cara menulis daftar pustaka dari jurnal?
Tulis nama belakang dan inisial penulis, tahun, judul artikel, nama jurnal miring, volume(nomor), halaman, dan DOI. Urutan dan tanda bacanya mengikuti gaya yang dipakai kampusmu.
Bagaimana kalau artikel jurnal tidak punya DOI?
Tulis semua unsur lain dan akhiri dengan URL halaman artikel di situs jurnal.
Apa padanan et al. dalam bahasa Indonesia?
Dalam APA versi bahasa Indonesia dipakai dkk. (dan kawan-kawan).
Apakah generator mendukung IEEE untuk skripsi teknik?
Ya. Pilih IEEE di menu gaya; entri diberi nomor sesuai urutan.
Pedoman gaya yang dipakai di halaman ini
Aturan di halaman ini dicek ke halaman-halaman berikut pada 25 Oktober 2026.